Pakar : Berawal dari Niat

October 25, 2009

Hilal Pembuka Dzul-Qo’dah 1430 H

 

Pembuka Dzul-Qo'dah
Pembuka Dzul-Qo’dah

Hilal Mudaatau Waxing Crescent bulan Dzul-Qo’dah 1430 H bisa diamati pada dua hari berturut-turut, yakni Ahad dan Senin (18 & 19 Oktober 2009) pagi hari sesaat setelah Sunset dan sebelum Moonset. Pada Ahad petang, Bulan Sabit pembuka Dzul-Qo’dah 1430 H itu tdak bisa saya amati karena altitude terlalu rendah. Baru Senin (19/10) saya bisa melihatnya dari area persawahan di dusun Bendo desa Ketitang kc. Juwiring kab. Klaten.

Ijtima’ atau konjungsi Bulan - Matahari akan terjadi pada hari Aha, 18 Oktober 2009 pukul 12:33 WIB.

Observasi Hari Pertama: (Ahad, 18 Oktober 2009)

Pada Ahad, 18 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 5 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 0 menit, elongasi Bulan - Matahari = 5,5 derajat)

a. Lokasi pengamatan:
Bendo-Ketitang-Juwiring-Klaten Indonesia
7°41′S, 110°44′E, GMT+7, 98 m

b. Kondisi kaki langit/horizon saat pengamatan :
Mendung total…

c. Alat yang digunakan :
Karena secara terori mustahil, saya tidak mengamati secara langsung di lokasi.
d. Waktu saat terjadinya sunset :
17:30 LT (hisab haqiqi)
e. Waktu saat Hilal Tua terakhir kali terlihat:
===
f. Orientasi Hilal Tua.
===

g. Warna Hilal Tua, sebagai berikut:

===

h. Kaliberasi Waktu menggunakan HP Nokia 9300i

Observasi Hari Kedua: (Senin, 19 Oktober 2009)

Pada Senin, 19 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 29 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 52 menit, elongasi Bulan - Matahari = 16 derajat)

a. Lokasi pengamatan:
Bendo-Ketitang-Juwiring-Klaten Indonesia
7°41′S, 110°44′E, GMT+7, 98 m

b. Kondisi kaki langit/horizon saat pengamatan :
Terdapat sebaran awan/scatter clouds).

c. Alat yang digunakan :
1. Binokuler 7 x 35 mm
2. HP nokia 9300i
3. DSLR Canon Camera

d. Waktu saat terjadinya sunset :
Matahari benar-benar teramati menyentuh horizon sulit, karena bagian bawah berawan menyebar

e. Waktu saat Hilal Muda pertama kali terlihat:
Pada jam 17:49 LT, dengan ketinggian sekitar 7.5 derajat.

f. Orientasi Hilal Muda.
3 - 7

g. Warna Hilal Muda, sebagai berikut:

Hilal Pembuka Dzul-Qo'dah 1430 H
Hilal Pembuka Dzul-Qo’dah 1430 H

h. Kaliberasi Waktu menggunakan HP Nokia 9300i

 

 

original url~~~~~~~~~~~~

http://pakarfisika.wordpress.com/2009/10/20/hilal-pembuka-dzul-qodah-1430-h/

Hilal Penutup Syawwal 1430 H

Filed under: Astronomy, Islam, Fotografi, Info
Hilal Penutup Syawwal
Hilal Penutup Syawwal

Hilal Tua atau Waning Crescent bulan Syawwal 1430 H bisa diamati pada dua hari berturut-turut, yakni Sabtu dan Ahad (17 & 18 Oktober 2009) pagi hari sesaat setelah Moonrise dan sebelum Sunrise. Pada Sabtu pagi Bulan Sabit penutup Syawwal 1430 H itu bisa saya amati dari area persawahan di dusun Bendo desa Ketitang kc. Juwiring kab. Klaten. Meski masih lumayan tinggi, namun Hilal hari berikutnya sudah sangat sulit diamati, bisa dipastikan gagal. Dan ini yang saya alami.

Ijtima’ atau konjungsi Bulan - Matahari akan terjadi pada hari Aha, 18 Oktober 2009 pukul 12:33 WIB.

Observasi Hari Pertama: (Sabtu, 17 Oktober 2009)

Pada Sabtu 17 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 31 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 64 menit, elongasi Bulan - Matahari = 17 derajat)

a. Lokasi pengamatan:
Bendo-Ketitang-Juwiring-Klaten Indonesia
7°41′S, 110°44′E, GMT+7, 98 m

b. Kondisi kaki langit/horizon saat pengamatan :
Terdapat sebaran awan/scatter clouds).

c. Alat yang digunakan :
1.  Binokuler 7 x 35 mm dsb
2. HP nokia 9300i
3. DSLR Canon Camera

d. Waktu saat terjadinya sunrise :
Matahari benar-benar teramati menyentuh horizon = 05:20 LT

e. Waktu saat Hilal Tua terakhir kali terlihat:
Jam 05:18 LT pada altitude = 16 deg

f. Orientasi Hilal Tua.
Mengikuti pola jam : 4 - 7

g. Warna Hilal Tua, sebagai berikut:

Hilal penutup Syawwal 1430 H
Hilal penutup Syawwal 1430 H

h. Kaliberasi Waktu menggunakan HP Nokia 9300i

i. Sebagian galery …

Ada Hilal, ada planet Venus, ada pula Fajar Shadiq
Ada Hilal, ada planet Venus, ada pula Fajar Shadiq

Observasi Hari Kedua: (Ahad, 18 Oktober 2009)

Pada Sabtu 18 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 7 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 20 menit, elongasi Bulan - Matahari = 6 derajat)

a. Lokasi pengamatan:
Bendo-Ketitang-Juwiring-Klaten Indonesia
7°41′S, 110°44′E, GMT+7, 98 m

b. Kondisi kaki langit/horizon saat pengamatan :
Terdapat sebaran awan/scatter clouds).

c. Alat yang digunakan :
1. Binokuler 7 x 35 mm
2. HP nokia 9300i
3. DSLR Canon Camera

d. Waktu saat terjadinya sunrise :
Matahari benar-benar teramati menyentuh horizon = 05:19 LT

e. Waktu saat Hilal Tua terakhir kali terlihat:
Negatif===

f. Orientasi Hilal Tua.
Negatif===

g. Warna Hilal Tua, sebagai berikut:

Negatif===

h. Kaliberasi Waktu menggunakan HP Nokia 9300i

i. Galery observasi…

the sun is rising...
the sun is rising…
the Sun is beautiful
the Sun is beautiful

original url~~~~~~~~~~~~

http://pakarfisika.wordpress.com/2009/10/20/hilal-penutup-syawwal-1430-h/

January 28, 2009

Foto Gerhana Matahari Cincin

Filed under: Astronomy, Fotografi
Foto GMC
Foto GMC
Berikut saya ada beberapa koleksi dari fenomena alam barusan, yakni GMC 26 Januari 2009. Koleksi ini ada yang miliki pribadi. Koleksi pribadi sekedar sketsa dari software. Karena meski say apaksakan memotret yang ada hanya awan mendung. Jadilah foto GMC diabadikan oleh sahabat astro/falak yangtersebar di seantero jagad RHI.

Selengkapnya di [ PakARFisika ]

December 29, 2008

Hilal 1 Muharram 1430

Hilal Pembuka 1430
Hilal Pembuka 1430
On Sunday 28 Dec 2008, the New Crescent of Muharram 1430 AH was NOT SEEN from my location: Bendo Ketitang Juwiring Klaten INDONESIA (7° 41′ 39.17" S,110° 44′ 20.64" E, GMT+7, 98 m). Western horizon was totally cloudy.
Meski ketinggian Hilal sangat mungkin untuk dilihat sebab sudah di atas limit Danjon, namun karena cuaca kurang mendukung, karena mendung dan justru di lokasi hilal berada.

Secara visual, simulasi SNP untuk Hilal pembuka bulan pertama dalam tahun 1430, sekaligus hilal perdana di tahun 1430 H, adalah sebagai berikut:

Simulasi: Hilal 1 Muharram 1430 H
Simulasi: Hilal 1 Muharram 1430 H

Laporan seorang rekan di Bandung, Hilal terlihat dengan jelas di pantai pasir putih meski sempat tertutup awan tipis. Dengan berjalannya awan itu maka sang hilal sesekali menampakkan diri. Sayang di Solo dan Klaten sudah gerimis sejak sore. Maka praktis maghrib awan tebal masih menyelimiuti langit barat.

Di Klaten, di belakang rumah saya menunggu awan tipis yang hitam namun setelah sang surya tenggelam di balik ufuk, awan hitam tadi berubah menjadi kemerahan, dan sepertinya ada celah, namun di plototi pakai Bino 7x35 mm juga nggak mau nongol sang hilal si pembuka tahun 1430 H ini.

Berikut pemandangan langit barat itu:

Rukyah Hilal 1 Muharram 1430 H
Rukyah Hilal 1 Muharram 1430 H

Laporan hasil observasi Hilal pembuka tahun 1430 H, dapat dilihat di :

  1. Muharram 1430 AH on ICOP
  2. Muharram 1430 AH on MCW
  3. Rukyatul Hilal Indonesia

December 27, 2008

Hilal Penutup Tahun 1429 H

Filed under: Astronomy, Islam, Fotografi
Rukyah Hilal Tua
Rukyah Hilal Tua

Klaten, Jum’at, 26 Desember 2008:

Berikut gambar Hilal pada Jum’at 26 Des 2008 = 28 Dzul-Hijjah 1429 H:

Hilal Tua Dzul-Hijjah 1429 HHilal Tua Dzul-Hijjah 1429 H

Data Hilal:

  • Bulan terbit @ 04:03 WIB
  • Bulan teramati @ 04:30 WIB (ketingian hilal=4°58′) s/d 05:10 WIB (ketinggian hilal=12°19′) dengan mata telanjang.
  • Dengan bino, s/d 05:18 WIB (ketinggian hilal=15°41′),
  • Matahari terbit @ 05:20 WIB (ketinggian hilal=15°29′).

Selamat Jalan tahun 1429 H…..Semoga Allah SWT melimpah karunia-Nya untuk kita semua.

October 11, 2008

Kalender 2009

Filed under: Fotografi, Aktifitas
Kalender 2009 komplit

Tahun ini, saya selesai membuat kalender untuk lembaga saya PPMI Assalaam. Kalender saya susun berdasar SKB 3 mentri tentang hari2 libur nasional, Pasaran Jawa, Kalender Hijriyah, Data Visibiltas Hilal setiap bulan (untuk Surakarta dan sekitarnya). Bagi yang berminat dan mau memiliki silahkan, sekedar File juga bisa. Kalender 2009 berikut siap juga diunduh dan siap dicetak lalu siap dibagi2. Mau dikomesialkan pun silahkan, asal tidak merubah isinya.

Download Kalender 2009 (@file = 2 MB - 4 MB)

0. Kover Kalender 2009

1. Bulan Januari

2. Bulan Februari

3. Bulan Maret

4. Bulan April

5. Bulan Mei

6. Bulan Juni

7. Bulan Juli

8. Bulan Agustus

9. Bulan September

10. Bulan Oktober

11. Bulan Nopember

12. Bulan Desember

September 28, 2008

Rukyah Hilal Tua Ramadhan 1429 H

Filed under: Astronomy, Fotografi
Hilal Tua Ramadhan
Hilal Tua Ramadhan

Bulan suci Ramadhan 1429 H sebentar lagi akan segera pamit dan mau tidakmau kita semua akan ditinggalkannya. Sebelum meninggalkan kita, bulan suci Ramadhan 1429 H sempat memberikan sebuah ilmu kepada kita yakni ayat Allah berupa Rembulan yang sangat Indah di ufuk timur yang dapat kita saksikan selepas sholat Shubuh sampai menjelang matahari terbit. Inilah Hilal Tua penentu akhir Bulan Ramadhan 1429 H.

Peluang melihat / Rukyah Hilal Tua ada tiga kali, yakni tgl 27, 28 dan 29 Ramadhan 1429 H. Tangal ini bersesuaian dengan tgl Masehi. Tgl 27 Ramadhan, Hilal Tua sangat mudah terlihat karena masih tinggi saat sunrise.

Pada tgl 28 Ramadhan, posisi hilal mulai menurun dan Bulan terbit pada jam 04:20 WIB sementara matahari terbit jam 05:23 WIB. Lokasi pengamatan dari PPMI Assalaam dengan koordinat (7° 33′ 11.49" S,110° 46′ 14.83" E, GMT+7, elev=111).

Pengamatan dilakukan dari jam 04:35 WIB sampai terakhir bisa diamati, modalnya hanya mata, kamera, laptop.

Peta Peluang melihat pada tgl 28 Ramadhan 1429 H sebagai berikut:

Peta Visibiltas hilal Tua 28 Ramadhan 1429 H
Peta Visibiltas hilal Tua 28 Ramadhan 1429 H - Odeh

Dari Peta di atas, wilayah Indonesia semuanya berwarna HIJAU, yg berarti sangat mudah melihat Hilal.

Dari simulasi Starrynight Pro 6, berikut adalah Hilal pada jam 04:53 WIB, dari Solo:

Hilal Tua 28 Ramadhan 1429 H - SNP6
Hilal Tua 28 Ramadhan 1429 H - SNP 6

Dan gambar di bawah adalah hasil bidikan Canon EOS DSLR, Hilal 28 Ramadhan 1429 H pada jam 04:53 WIB, dari Solo:

Hilal Tua 28 Ramadhan 1429 H - Canon DSLR
Hilal Tua 28 Ramadhan 1429 H - Canon DSLR

Peluang, melihat keindahan dari ayat Ilahi ini juga bisa dilakukan pada Senin 29 Ramadhan 1429 H, akan tetapi ketinggian hilal sekitar 4° 22′ saat matahari terbit. Wah, sangat sulit kecuali dengan alat bantu dan cuaca harus sangat cerah…!

January 10, 2008

Sabit Awal tahun 1429 H

Filed under: Astronomy, Islam, Fotografi

Hilal 1 Muharram 1429 H adalah penanda bagi dimulainya bulan pertama sekaligus tahun 1429 H dalam kelander Islam.

Saya merasa bahagia manakala berhasil melihat Hilal Awal Tahun 1429 H ini. Maka saya siapkan sebuah binokuler, sebuah Digital Camera dan sebuah Digital Camera dengan digital Zooming. Hilal seperti apa sih? Berikut Hilal1 Muharram 1429 H, yang berhasil diabadikan oleh Koord. JAC di Pantai Parangkusumo Jogjakarta, Rabu 9 Januari 2008 jam 6 sore lewat 27 menit.

More...

hilal_muh29_jac.jpg

Ini hasil karya Pak Toha MMC dari RHI Yogyakarta-JAC

Rabu 9 Januari 2008 saat sunset atau matahari terbenam merupakan saat pelaksanaan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Muharram 1429 Hijriyah. Di tempat saya, Bendo Ketitang Juwiring Klaten - Jawa Tengah, saya mencoba memburu hilal awal tahu 1429 Hijriyah ini.

Rukyah tidak dilaksanakan pada hari pertama terjadinya ijtimak: Selasa, (8/1) karena posisi hilal di lokasi ini menurut kalkulasi program Starrynight Pro Plus 6, masih di bawah ufuk yaitu minus 1°7′ sehingga mustahil dilakukan rukyat. 

Sementara pada H+1 ijtimak yakni Rabu (9/1) posisi hilal cukup tinggi yaitu 9° 50′ saat matahari terbenam. Observasi saya lakukan sendiri di belakangrumah, namun sampai berkumandang iqomah masjid, kondisi horizon barat tertutup awan tebal, bahkan sampai bulan terbenam berdasar hisab SNPP 6 Hilal 1 Muharram 1429 H Tidak terlihat juga.

Semoga bulan depan berhasil melihat…

Berikut gambar saat matahari beberapa menit setelah terbenam:

1muh1429h_pakarfisika.jpg

Hilal Akhir Tahun 1428 H

Filed under: Astronomy, Fotografi

Saya melakukan pengamatan Hilal Tua atau Waning Crescent (old crescent) bulan Dzul Hijjah 1428 H sebagai sabit terakhir di tahun 1428 H ini di lokasi:

Dusun Bendo desa Ketitang kecamatan Juwiring kabupaten Klaten propinsi Jawa Tengah - Indonesia dengan koordinat : Lat: 7 41 39.17 lintang selatan, Long: 110 44 20.64 bujur timur, elong: 98 m dpl, zona GMT+7.

Pengamatan saya lakukan selepas sholat shubuh, dan berakhir menjelang sunrise. Waktu pengamatan selama tiga hari, yakni dari hari Sabtu - Senin (5-7 Jan 2008).

Gambar berikut adalah hilal tua Dzul Hijjah 1428 H yang tampak di Klaten pada Senin, 7 Januari 2008:

waning_hej_1428.jpg

Gambar diambil dengan kamera JVC Camcorder 2 MP dengan setting fokus lensa manual dan lampu blitz off-light.

Selamat jalan bulan haji 1428 H, selamat jalan bulan qurban 1428 H, dan selamat jalan tahun 1428 H. Inna Allah ma’anaa…

November 13, 2007

Masjid Assalaam di GE

Filed under: Software, Fotografi

Setelah menunggu sekian lama entah berapa hari…yang jelas lebih dari sepekan bahkan sebulan kali. Akhirnya pada Ahad (10/11) dini hari sekitar jam 00.30 saya mencoba membuka Google Earth, lalu saya zoom Surakarta, tujuan adalah PPMI Assalaam.

panoramio_masjid_assalaam_pakarfisika_bs.jpg

Saya cukup gembira dan sangat senang, karena foto yang dulu saya upload ke GE via Panoramio telah berhasil saya lihat. Dan beikut foto Masjid PPMI Assalaam dengan latar santriwati pulang dari sholat di atas…

Saya juga melakukan uploading foto disebelahnya, yang juga udah nongol. Foto yang satu ini cukup unik, karena menggambarkan visual nyata dari hobi anak TK kalau menggambar pemandangan: yakni 2 buah gunung lalu ada matahari di tengah2nya. Kalau punya GE coba buktikan sendiri…






















| Terima kasih atas kunjungan Anda | thank's to MinZweb |