Bulan ‘tersenyum’ setiap bulan
Barusan kita semua diperlihatkan oleh Allah SWT sebuah gejala alam yang mungkin sempat membuat kita bertanya, Ada apa di balik fenomena ini… Bulan tersenyum, Senyuman dari Langit. Dan lain-lain penyebutan.
Sebenarnya, fenomena tersenyumnya Rembulan sudah danakan terus terjadi di setiap awal bulan dalam kelender Hijriyah, yakni ketika fase Bulan menempati awal setelah Bulan Baru. Kalau mau lihat ya kira2 dari tanggal 2 - 8 bulan berjalan. Untuk tanggal 1, sangat sulit karena ketinggian Bulan Sabit masih kecil, bahkan kadang malah di bawah ufuk.
Silahkan manfaatkan moment baik, di bulan depan yakni Hilal atau Bulan Tersenyum yang menandai masuknya bulan Muharram 1430 H. Fenomena ini terjadi pada hari Ahad, 28 Desember 2008 tepat setelah Matahari terbenam atau SunSet.
Khusus dari Solo Jawa Tengah, fenomena Bulan Tersenyum dan dua matanya sudah terpencar di atasnya akan terjadi pada Ahad jam 17:55 WIB, dengan ketinggian Bulan di atas Ufuk sekitar 8 derejat 35 menit. Sangat mungkin bila cuaca cerah untuk kita melihatnya dengan mata telanjang. tetapi memangharus pas posisinya dan juga tidak blawuur. Berikut simulasinya:
Bulan kali ini sangat sulit kalau belum terbiasa, karena sangat tipisnya sabit sementara kondisi langi barat saat itu masih sangat terang. Sabit kala itu seperti ini:
Semoga kita bisa lebih tersenyum memasuki tahun baru 2009 M, lebih2 tahun 1430 H.
Senyum kita di muka saudara kita adalah shodaqoh, kata Nabi SAW.
Allahumma Amien…19x.





