Ujian Semester
Saya mengucapkan, ‘Selamat menempuh Ujian semesteran kepada seluruh siswa dan mahasiswa, di seluruh penjuru Indonesia dan Luar Indonesia, semoga Anada Lulus dengan prdikat JUJUR. Amien…3x’.
“Bil Imtihani Yukromul Mar’u aw Yuhaanu”, demikian kata mutiara.
![]() |
“Melalui Ujian/Tes/Evaluasi, seseorang akan menjadi mulia, melalui ujian/tes/evaluasi seseorang juga akan menjadi hina”, jadi melalui satu pintu, seseorang akan keluar dengan dua penampilan karakter yang berbeda sama sekali.
Seorang akan keluar pintu ujian lantas menjadi mulia, jujur, bijaksana dan sifat2 mulia lainnya. Sebaliknya seorang juga akan keluar pintu ujian akan menjadi manusia hina yang suka berdusta, serakah, pemarah dan seabrek sifat2 jelek lainnya.
Ini semua seolah tidak mungkin terjadi. Masak hanya sekedar ujian yang hanya berlangsung beberapa saat mampu merubah karakter dan sifat seorang manusia yang mestinya dirubah dan dibentuk dalamwaktu lama…
Demikianlah, hakekat ujian adalah menguji-menilai, apakah seseorang memiliki sifat2 mulia atau malah sebaliknya. Dengan ujian seseorang dapat langsung diketahui, apakah seseorang memiliki kebiasaan dan karakter baik atau jelek.
Kalau selama ujian berlangsung, ia berlaku jujur; tidak berdusta; tidak merasa sombong; dan sok mampu sendiri; sehingga menolong orang lain dengan cara yang tidak pada tempatnya, tapi ia percaya pada kemampuan diri sendiri, dan yakin serta sadar bahwa Allah-Tuhan Yang Maha Mengetahui senantiasa melihat dan mengawasinya-, maka ia telah menjadi manusia mulia bahkan sebelum ujian berakhir sekalipun.
Tetapi kalau selama ujian berlangsung, ia berlaku dusta; curang; tolong-menolong dalam kebohongan; sibuk dengan pekerjaan yang tidak semestinya; khianat; tidak percaya akan eksistensi sang Pencipta yang senantiasa melihat dan mengawasinya, maka orang semacam ini benar-benar telah gagal sebelum maju. Ia kalah sebelum bertanding. Ia tersungkur ke dalam jurang kenistaan hidup, dan dihinakan.
Marilah berlaku jujur, kapan dan di mana pun. Yakinlah bahwa ada balasan di akhir semua episode kehidupan ini. Dan lebih yakinlah bahwa akhir itu lebih baik ketimbang awalnya.
Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
![]() |
“Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)” . QS Adl-Dluhaa[93] ayat ke-4.




