Doktor Cilik
Mukjizat Abad 20, seorang Doktor tapi masih cilik atau kecil. Dia bernama muhammad Husein Tabataba’i, hafal dan faham Al-Qur’an 30 juz, 114 surat di usia 5 tahun.
Menghebohkan dan menggetarkan hati, seorang bocah 7 tahun (pada 19 Pebruari 1998) meraih gelar Doktor Honoris Causa dari Hijaz College Islamic University, Inggris dalam bidang Science of The Retention of The Holy Quran-karena ia hafal dan faham Al-Qur’an. Gelar Doktor kehormatan itu ia terima setelah melalui ujian selama 210 menit. Ketika ujian doktoralnya pun dia tetap bermain di halaman saat rehat. Salah satu pengujinya sempat pusing saat istirahat, dan meminta Husein untuk memegang kepalanya sembari dibacakan ayat suci Al-Qur’an. Usai mengobati sang penguji, Husein kecilpun kembali bermain…
Anak itu (Dr. Muhammad Husein Tabatab’i) kini telah berusia 16 tahun. Demikianlah diantara cara Allah menjaga kitab suci Al-Qur’an ini.
![]() |
Artinya: “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”.
Ayat ke 9 dari surat Al-Hijr ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian Al Quran selama-lamanya.
Walaupun Doktor, Husein tetaplah anak kecil. Buku ini layak kita baca…
![]() |
Buku dengan Judul Mukjizat Abad 20, Wonderful Profile of Husein Tabataba’i, dikarang oleh Dina Y. Sulaeman ini diterbitkan oleh Pustaka IIMaN Depok. Buku setebal 220 halaman ini telah dicetak dua kali, pertama Maret 2007 dan cetakan kedua pada bulan Mei 2007. Dan sepertinya akan terus dicetak ulang…
Selain membahas ttg profil seorang bocah 7 tahun yang meraih gelar Doktor Honoris Causa dari Hijaz College Islamic University, Inggris, karena hafal dan paham Al-Quran, buku ini juga membahas metode yang dipakai dalam proses belajar si Doktor Cilik dan hasil ujicoba metode ini di Indonesia.
Sementara itu, Endorsment di Cover Belakang dari Buku ini ditampilkan beberapa komentar para tokoh, yakni:
1. Mohsen Qiraati, Mufasir kontemporer Iran.
“Saya telah menggeluti Al-Quran selama lebih dari 20 tahun, namun kini kembali menjadi murid yang harus menulis catatan di buku pelajaran. Apa pun yang ia (Husein) katakan, saya catat. Saya dengan bangga menyatakan diri sebagai murid dari guru yang masih berusia 5 tahun ini.”
2. Ayatullah Hashemi Rafsanjani, Mantan Presiden Iran, penulis kitab tafsir ‘Rahnama’.
“Sayyid Husein memiliki kemampuan yang sangat menakjubkan dan para peneliti seharusnya melakukan penelitian mengenai bagaimana metode Husein dalam menghafal dan memahami Al-Quran.”
3. Dr. Arief Rachman, MPd.
”Keteladanan menjadi kunci utama dalam proses pendidikan, tanpa keteladanan pendidikan hanya akan menjadi ”transfer of knowledge” tapi tidak ”transfer of value”. Kisah dalam buku ini sangat baik untuk dijadikan ibrah (pelajaran), dalam hidup dan kehidupan kita.”
4. Ustad Kamaluddin, Mubaligh dan Guru Agama Islam SMPN 254 Jakarta.
“Membaca buku ini, hati saya bergetar, mudah-mudahan dapat membangkitkan semangat kita sebagai orang tua untuk mencetak anak-anak pencinta Al-Quran.”
Subhanallah wal hamdulillah…[+]





benar Allah atas kekuasaan bahwa ia lah sang pemegang bumi dan langit bahawa tiada sehelai rambut pun yang bergerak atas izin Allah
Comment by nurman — September 30, 2007 @ 2:29 am
after I read this book, I feel that i jelous witht Mhmd. Husein TAbataba’i, I always remember him and cry I want tobe like him but why? I try to remember Alqur’an but is very difficulty for me, I dont know why
Comment by Haqqy Luthfita — December 19, 2007 @ 5:34 am
Subhanallah Walhamdulillah Walaailahaillallah Wallahuakbar, semoga beliau selalu dalam kesehatan dan perlindungan Allah SWT. dan diberikan keturunan yang lebih baik darinya. Semoga kedua orang tuanya bahagia dunia dan akhirat. Jadikan kami saudaranya dan sahabatnya dalam keimanan dan ketaqwaan kepadaMu. Tak ada yang tak mungkin bagiMu atas segala kehendakMu. Wahai Muhammad Rosulallah SAW semoga kamu dapat tersenyum atas umatmu Mohammad Hussein Tabataba’i. Aamiin….!
Trima kasih yang tak terukur dg dunia untuk b’Dina.
Comment by syarifuddin — March 6, 2008 @ 4:11 am
Subhanallah Walhamdulillah Walaailahaillallah Wallahuakbar, semoga beliau selalu dalam kesehatan dan perlindungan Allah SWT. dan diberikan keturunan yang lebih baik darinya. Semoga kedua orang tuanya bahagia dunia dan akhirat. Jadikan kami saudaranya dan sahabatnya dalam keimanan dan ketaqwaan kepadaMu. Tak ada yang tak mungkin bagiMu atas segala kehendakMu. Wahai Muhammad Rosulallah SAW semoga kamu dapat tersenyum atas umatmu Mohammad Hussein Tabataba’i. Aamiin….!
Trima kasih yang tak terukur dg dunia untuk b’Dina.
Comment by syarifuddin — March 6, 2008 @ 4:13 am
subhanallah, Allahu AKbar, semoga umurnya dipanjangkan oleh Allah. Imam Syafi’i kecil telah Lahir.
Comment by zakki — April 22, 2008 @ 9:46 am
Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillallah Wallahuakbar..
ketika saya membacanya.subhanallah saya menangis saat membaca dan melihat video rekamannya.saya tidak menyangka melihatnya.mudah2 Allah SWT memberikan perlindungan kpd beliau dan keluarganya.amien…
Comment by indra permana putra — July 18, 2008 @ 7:39 am